Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Warta Sukacita

733 Tahun Surabaya: Dari Kota Pahlawan Menuju Kota Dunia

Kompas.com, 29 Mei 2026, 17:00 WIB
Tsabita Naja,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Selayaknya sepiring rujak ulek yang memadukan beragam rasa menjadi satu hidangan khas, Surabaya mampu bertahan hingga usia ke-733 berkat gotong royong warga dari berbagai ras, suku, dan agama.

Mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat”, perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 pada Minggu (31/5/2026), menegaskan bahwa nilai kebersamaan dan persatuan masih menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat Kota Pahlawan.

“Pancasila jangan hanya diucapkan pada waktu upacara, tetapi dijalankan dalam dunia nyata. Surabaya tetap relevan hingga 733 tahun karena kami menjalankan gotong royong,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat diwawancarai tim KG Media di kediamannya di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/5/2026).

Pria yang akrab disapa Cak Eri itu menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kekuatan utama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menghadapi dinamika ekonomi, termasuk di tengah tantangan penyesuaian fiskal.

Baca juga: Pemkot Surabaya Bakal Gelar Rangkaian Acara HJKS Ke-733, Ini Rinciannya

Menurutnya, pembangunan di Surabaya tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dukungan warga, pelaku usaha, perbankan, hingga berbagai instansi menjadi modal utama dalam menyelesaikan persoalan sosial, mulai dari penanganan rumah tidak layak huni, penurunan angka stunting, hingga sektor pendidikan.

“Meskipun hari ini ada penyesuaian fiskal, Surabaya tetap berdiri tegak karena kota ini dibangun dengan gotong royong dari semua pihak, bukan hanya mengandalkan APBD Kota Surabaya,” tegas Cak Eri.

Sebagai kota jasa dan wisata, Pemkot Surabaya juga terus menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Perayaan HJKS ke-733 turut mendongkrak okupansi hotel serta menggerakkan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza.

Oleh karena itu, Cak Eri mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Surabaya dengan rasa sayang dan cinta. Selama gotong royong menjadi fondasi kekuatan masyarakat, ia optimistis Surabaya akan semakin berkah.

"Atas nama Pemkot Surabaya dan seluruh warga Kota Surabaya, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-733 untuk Kota Surabaya tercinta,” ucap Cak Eri.

Di usia yang ke-733 ini, Cak Eri berharap Surabaya dapat menjadi kota dunia yang humanis dan berkelanjutan, dengan tetap berpegang teguh pada jati diri dan budaya arek yang terus menggelora.

Baca juga: Warkop Pinggir Jalan atau Kafe Estetik? Ini Kata Arek-arek Suroboyo

“Mari kita semua perkuat sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan Kota Surabaya yang ramah anak, aman bagi lansia, serta menghadirkan ruang kreatif dan peluang bagi generasi muda. Pancasila kuat, Surabaya Hebat. Bersama kita wujudkan Surabaya hebat, inklusif, dan membanggakan,” tuturnya.

Tunjukkan rasa sayang dan cintamu untuk Kota Surabaya yang sedang berulang tahun dengan mengirimkan pesan atau harapan lewat banner di bawah ini. Pilih desain karangan bunga digital kesukaanmu, tulis nama dan ucapan terbaikmu, lalu klik submit.

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau