Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Warta Sukacita

Konsisten Jaga Kepercayaan Publik, Dompet Dhuafa Catat Capaian Gemilang pada 2025

Kompas.com, 28 Januari 2026, 11:58 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lebih dari tiga dekade mengabdi kepada masyarakat, Dompet Dhuafa terus membuktikan bahwa kepercayaan publik tetap menjadi fondasi utama dalam dunia filantropi.

Di tengah dinamika ekonomi global, meningkatnya angka pengangguran, hingga melemahnya daya beli, semangat kedermawanan masyarakat Indonesia justru semakin menguat.

Hal tersebut tecermin dari kinerja gemilang Dompet Dhuafa sepanjang 2025 yang berhasil mencatatkan pertumbuhan penghimpunan dana sebesar 12,49 persen, dengan total mencapai Rp 426,33 miliar.

Capaian itu bukan sekadar angka statistik, melainkan buah dari konsistensi Dompet Dhuafa dalam menjaga amanah selama tiga dekade. 

Ketua Dewan Pengawas Dompet Dhuafa Rahmad Riyadi menegaskan, tahun ini pihaknya meluncurkan Philanthropy Report 2025 bertajuk "Empowerment to the Next Level".

Menurutnya, tajuk itu bukan hanya slogan, melainkan mencerminkan visi Dompet Dhuafa untuk menghadirkan program yang tidak hanya bersifat amal, tetapi juga mendorong tercapainya kemandirian.

Baca juga: Banjir Kudus Belum Surut, Dompet Dhuafa Jateng Pasok Logistik bagi Penyintas

“Kami tidak hanya memberikan ‘ikan’, tetapi juga memastikan sistem tata kelola pemberdayaan yang membuat masyarakat mampu berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Rahmad dalam forum Indonesia Humanitarian Forum Summit (I-Hits) 2025 di NT Tower, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Dia mengatakan, transparansi berstandar internasional menjadi kunci utama meningkatnya kepercayaan publik kepada Dompet Dhuafa. Hal ini tak lepas dari implementasi sertifikasi ISO 9001, ISO 27001 untuk keamanan data, serta ISO 37001 terkait sistem manajemen antisuap. 

Hasilnya, efektivitas penyaluran dana Dompet Dhuafa pada 2025 mencapai 99,92 persen. Capaian ini dibuktikan dengan penyaluran bantuan kepada penerima manfaat yang mencapai 3.632.925 jiwa pada 2025 atau 363.157 jiwa dari 3.269.768 pada 2024.

Lebih dari itu, Dompet Dhuafa juga menekankan pentingnya mengukur perubahan yang dihasilkan dari bantuan, bukan hanya jumlah penerima manfaat.

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, Dompet Dhuafa dan BPKH Salurkan Sarana Masjid di Bogor

Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini mencontohkan, pihaknya mendampingi 77 pengusaha mikro yang dibina di Zona Madina, Bogor.

“Hasilnya, mereka menghasilkan kenaikan total pendapatan Rp 514 juta per tahun atau rata-rata Rp 6,67 juta per tahun per pengusaha,” ucapnya.

Ahmad menyebutkan, angka itu sepintas terlihat kecil bagi pengusaha, tetapi bagi fakir miskin yang penghasilannya tidak sampai Rp 1 juta per bulan, angka tersebut sudah baik.

Tak hanya memberdayakan masyarakat dalam negeri, Dompet Dhuafa juga menebar kebaikan di kancah internasional, dari pengiriman bantuan kemanusiaan "Misi Sumud Flotilla" ke Palestina, pembangunan masjid di Vietnam, hingga pusat Islam di Kroasia.  

Dedikasi itu pun membuahkan apresiasi luas. Sepanjang 2025, Dompet Dhuafa memanen berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya terbaik ke-2 kategori Filantropi pada Indonesia’s SDGs Action Awards, Platinum Award di ajang Zakat Awards untuk program Pesantren Tahfizh Green Lido, hingga penghargaan dari Kementerian Sosial RI atas respons cepat bencana.

Baca juga: Pastikan Hak Pendidikan Anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Terjunkan Tim RDP ke Sumatera

Dengan rekam jejak membantu masyarakat selama 32 tahun, Dompet Dhuafa terus bertransformasi menjadi inkubator kewirausahaan dan layanan dasar yang berkualitas, memastikan setiap rupiah dari donatur menjadi energi untuk mewujudkan keadilan sosial yang merata.

Kamu bisa berpartisipasi menyampaikan pesan, harapan dan apresiasi atas capaian Dompet Dhuafa sepanjang 2025 dengan klik banner di bawah ini. Cukup isi nama, pilih template ucapan favorit, dan tuliskan ucapan terbaik versi kamu.  

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau