Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Warta Sukacita

Usia 499 Tahun: Babak Baru Jakarta Menuju Simpul Megapolitan Dunia

Kompas.com, 22 Juni 2026, 09:00 WIB
Mikhael Gewati,
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hari ini, Senin (22/6/2026), Kota Jakarta genap menginjak usia hampir setengah milenium, yakni 499 tahun. 

Hampir lima abad sudah kota ini menempa diri dari pelabuhan yang sibuk, pusat kolonial, ibu kota negara, hingga kini bersiap menjadi simpul megapolitan kelas dunia. 

Dengan berstatus kota global dan mengusung tema Hari Ulang Tahun (HUT) "Bergerak Menuju Era Baru Jakarta", Jakarta bergerak cepat menjadi kota yang mandiri, dinamis, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.

Berbekal populasi lebih dari 10 juta jiwa dan kawasan metropolitan Jabodetabek lebih dari 40 juta jiwa, Jakarta memiliki modal manusia dan ekonomi yang tak kalah dari Tokyo, London, atau Singapura. 

Infrastruktur kelas dunia juga terus disiapkan, seperti perluasan MRT, pembenahan kawasan bisnis Sudirman–Thamrin, hingga perbaikan fasilitas di pelabuhan dan bandara bertaraf internasional. 

Baca juga: Cara Daftar Khitanan Massal Gratis di Jakarta Juni-Juli 2026, Kuota 2.000 Anak

Tidak hanya dari aspek fisik, denyut nadi perekonomian Jakarta juga kini semakin bertumpu pada inovasi, digitalisasi layanan publik, dan pengembangan industri kreatif. 

Transformasi itu bukan hanya tentang gedung pencakar langit atau jalan layang baru. Pelaku UMKM di Tanah Abang, seniman di Kemang, pengembang, hingga perempuan-perempuan tangguh di pasar tradisional adalah bagian tak tergantikan dari ekosistem megapolitan yang sedang tumbuh. 

Status kota global bukan menjadi milik pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat yang saling bergotong royong untuk membuat kota tumbuh lebih bermakna.

Sebagai wujud perayaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan kado istimewa bagi warga ber-KTP Jakarta, yakni akses gratis ke sejumlah transportasi umum, tempat wisata, dan fasilitas olahraga yang dikelola Pemprov DKI pada 22 dan 27-28 Juni 2026.

Masyarakat pun bisa naik MRT, Transjakarta, dan LRT, hingga destinasi ikonik, seperti Monas dan Kebun Binatang Ragunan tanpa biaya.

Baca juga: HUT Jakarta, Tiket Masuk TMII dan Kereta Gantung Diskon 49,9 Persen

"Semoga bermanfaat bagi warga Jakarta dan mereka yang turut memiliki kota ini," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, melansir akun Instagram @pramonoanungw, Kamis (11/6/2026). 

Sebagai warga yang bangga dan mencintai kota ini, nyok kita bareng-bareng meriahin hari jadi Jakarta tercinta! Kirim ucapan manis, doa, dan harapan terbaikmu buat Jakarta di usianya yang ke-499 lewat banner interaktif di bawah. Kamu bisa memilih kartu ucapan favoritmu dan menuliskan pesanmu, lalu klik submit!

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau